Jenis-jenis Varietas Unggul BUNGA LILI Tropis Hasil Perakitan Dalam Negeri

Mungkin Anda pernah mendengar tanaman lili? Nama bunga lili seringkali muncul dan menjadi inspirasi dalam penamaan flora dan fauna yang lainnya, seperti pada tanaman hias teratai air yang disebut dengan water lily dan lili laut. Bahkan tanaman bunga lili ini juga telah digambarkan dengan wujud serta makna yang sangat cantik dan indah.

Tanaman bunga lily atau dalam bahasa yang Indonesia biasa ditulis dengan abjad bunga lili menjadi salah satu tanaman hias yang sangat terkenal di Indonesia. Hal ini bisa kita lihat saat di kota Jogja adanya hamparan bunga lily yang sangat indah dan banyak sekali orang yang
berbondong-bondong datang ke sana hanya untuk melihat keindahan bunga cantik ini.

Tanaman bunga lily ini juga lebih dikenal dengan istilah tanaman bunga bakung, dimana bunga cantik yang satu ini telah menjadi ikon khas dari berbagai negara. Kurang lebih ada sekitar 1000 lebih jenis tanaman bunga lily yang telah tersebar hingga di seluruh penjuru dunia dengan warna dan bentuk yang beraneka ragam. Bunga lily sendiri sangat mudah untuk ditanaman ataupun dibudidayakan, hal ini karena
tanaman hias yang satu ini sangat mudah berkembang dan tumbuh dengan subur di berbagai kondisi seperti di pegunungan, rawa-rawa, hutan, dan bahkan di pekarangan rumah.

Baca Juga ini deh Jual Pohon Pule

Maka tak heran jika banyak sekali orang terutama pecinta tanaman hias yang tertarik untuk menanam tanaman bunga lily untuk semakin memperindah tanaman rumah. Bunga Lili atau tanaman yang memiliki nama latin Lilium spp ini merupakan salah satutanaman hias yang paling populer di seluruh dunia. Bentuknya sangat mirip dengan bunga tulip yang ada di negara Belanda. Jika mear secara bersamaan maka sudah tentu akan membuat pemandangan menjadi semakin indah. Bentuknya memang sangat indah dengan aroma yang harum.
Tanaman hias berumbi ini sangat identik dengan lambang kebahagiaan dan kesucian. Kebanyakan orang bule selalu menyertakan tanaman bunga lili ini sebagai lambang kebahagiaan yang abadi dalam setiap acara pernikahan.

Selain itu, tanaman bunga lili ini juga menjadi sebuah simbol untuk menyampaikan rasa sukacita dalam setiap dalam peristiwa-peristiwa yang membahagiakan seperti perayaan hari ulang stahun atau kelahiran putra putri tercinta. Pada umumnya bunga lili yang ada di pasar Indonesia diimpor langsung dari luar negeri. Varietas-varitas bunga lili yang biasa diimpor adalah anggota seksi Oriental, Asiatik, OT
(Oriental Trumpet), Longiflorum, dan LA (Longiflorum asiatik).

Tetapi sekarang Kementrian Riset dan Teknologi sudah berhasil untuk merakit banyak sekali varietas lili yang unggul dalam negeri. Pemuliaan bunga lili tropis dulunya dimulai dari kegiatan suatu penelitian Riset Unggulan Terpadu V pada tahun 2007 yang lalu.

Pada 3 tahun pertama selama masa penelitian pemuliaan lili, banyak didapatkan informasi baru yang sudah pasti sangat penting dalam proses perakitan varietas bunga. Bunga lili lokal yang berasal dari Manado dan Sukabumi (spesies L. Longiflorum) biasa disebut dengan kerl lili dan hanya bisa diperbanyak melalui cara vegetatif dengan umbi alias sisik umbi (Sanjaya 2004b).

Tanaman kerk lili ini tidak bisa membentuk buah serta tidak berbiji. Sedangkan bunga lili loal Bandungan (spesies L. Formosanum) hanya bisa diperbanyak melalui cara generatif dengan biji, karena tidak mempunyai umbi secara utuh dan kompak di bagian pangkal batangnya (Sanjaya 2007b).

Secara konvesional, persilangan yang dilakukan pada kedua spesies lili ini (seksi Leucolirion) hasil akhirnya tidak bisa menghasilkan buah ataupun steril (Agauetazz 1999). Maka dari itu, digunakan prosedur bioteknologi dengan melalui polinasi in vitro, ovary slices, kultur ovul, embryco rescue, dan kultur ovul (Asano 1980 ab, van Tuyl et al, 1997, 2000).

Dari persilangan yang dilakukan intespesifik bunga lili lokal, didapatkan hibrida-hibrida lili baru yang sangat mudah untuk berbuah dan berbiji (genom LT). Tanaman lili dengan genom LT nantinya akan menjadi cikal bakal perakitan varietas-varietas unggul bunga lili tropis, sebab tanaman tersebut bisa berbuah dan berbiji sekaligus bisa membentuk umbi secara utuh dan tidak dorman.

Guna untuk menambah variasi genetik bunga lili dibutuhkan varietas-varietas introduksi dengan beragam jenis warna dan bunga, beberapa di antaranya adalah bunga lili dari seksi Archelilirion (Oriental), seksi Lilium (Candidum), dan juga seksi Sinomartagon (Asiatik). Tanaman bunga lili varietas introduksi bisa kita dapatkan dengan mudah dari pengusaha ataupun pengimpor umbi lili seperti misalnya perusahan PT Allescia, PT Melrimba Sentra Agrotama (PT MSA), dan lainnya. Hasil persilangan yang dilakukan dari varietas introdusi dengan hibrida lili LT Balithi didapatkan banyak sekali populasi F1.

Berikutnya untuk progeni maupun klon-kln hibrida F1 ditanam langsung di kebun pengusaha ataupun produsen bunga di Jawa Barat (PT Ciputri, PT MSA, dan lainnya), Jawa Timur (PT Inggulaut, PT Selektani Hortikulture), Jawa Tengah (PT Kaponan Raya) dan Bali (PT Alam Lestari Casa) untuk kemudian diseleksi dan sekaligus memperoleh umpan balik (Sanjaya 2006).

Hasil dari kerjasama pemuliaan partisipatif ini, sampai sekarang ini sudah dilepas sebanyak 13 varietas bunga lili tropis unggul hasil perakitan dalam negeri. Beberapa nama dari varietas bunga lili tersebut adalah Liani, Liana, Renito, Renita, Delini, Arumsari, Delina, Renata, Deloren, Delino, Formologi, dan Candilongi. 13 Jenis Varietas Bunga Lili yang Unggul Hasil dari Perakitan Dalam Negeri, Gambar beserta Deskripsi Utamanya

  1. Varietas Bunga Lili Liana
    Deskripsi : Hibrida bunga Lili TO (Trumpet Oriental). Tanaman ini memiliki bentuk bunga seperti terompet dengan tabung pendek yang berwarna putih (White N155C) berorientasi bunga tegak. Bunganya memiliki aroma yang sangat arum. Tinggi tanaman ini kurang lebih 110 sampai 125 cm dan memiliki batang yang kuat dengan umbi tidak dorman. Bisa tumbuh subur dan beradaptasi dengan baik di dataran rendah ataupun dataran tinggi (300 sampai 1200 m dpl). Klon koleksi dari Balai Penelitian Tanaman Hias yang memiliki nomor identitas populasi induk : 01070010.
  2. Varietas Bunga Lili Liani
    Deskripsi : Hibrida bunga lili TO (Trumpet Oriental). Tanaman ini memiliki bentuk bunga seperti terompet dengan tabung pendek yang berwarna putih (White N155C) berorientasi bunga mendatar. Memiliki aroma bunga yang agak wangi.
    Tinggi tanaman kurang lebih 150 sampai 155 cm dan memiliki batang yang kuat dengan umbi tidak dorman. Bisa tumbuh subur dan beradaptasi dengan baik di dataran rendah ataupun dataran tinggi (300 sampai 1200 m dpl). Klon koleksi dari Balai Penelitian Tanaman Hias yang memiliki nomor identitas populasi induk : 01070011.
  3. Varietas Bunga Lili Renita
    Deskripsi : Hibrida bunga lili LA (Longiflorum Asiatik). Memiliki bentuk bunga seperti mangkuk yang berwarna oranye (orange N25D) berorientasi bunga tegak. Memiliki bunga dengan aroma wangi. Tinggi tanaman ini kurang lebih sekitar 88 sampai 115 cm, memiiliki batang yang kuat dan umbi tidak dorman. Sangat produktif penghasil bulbil. Tanaman ini bisa tumbuh dengan subur dan beradtasi dengan baik di dataran rendah sampai dataran tinggi (300 sampai 1200 m dpl). Klon koleksi dari Balai Penelitian Tanaman Hias yang memiliki nomor identitas populasi induk : 010700012.
  4. Varietas Bunga Lili Renito
    Deskripsi : Hibrida bunga lili LA (Longiflorum Asiatik). Memiliki bunga berbentuk seperti mangkuk yang berwarna oranye (orange 24 B) berorientasi bunga tegak. Aroma bunga ini tidak terlalu wangi. Tipe dari tandan Corymbose. Daunnya berwarna hiijau berseling yang sangat indah.
    Tinggi tanaman ini sekitar 100 sampai 118 cm dan memiliki batang yang kuat dengan umbi tidak dorman. Bisa tumbuh dengan subur dan beradaptasi dengan baik di dataran rendah sampai dataran tinggi (300 sampai 1200 m dpl). Klon koleksi dari Balai Penelitian Tanaman Hias yang memiliki nomor identitas populasi induk : 01070014.
  5. Varietas Bunga Lili Reniti
    Deskripsi : Hibrida bunga lili LA (Longiflorum Asiatik). Memiliki bentuk bunga seperti mangkuk yang berwarna oranye (orange 24 A) berorientasi bunga tegak. Aroma bunganya agak wangi. Tipe dari tandan umbellatae. Tinggi tanaman ini sekitar 105 sampai 120 cm dan memiliki batang yang kuat dengan daun hijau mengumpul serta umbi tidak dorman.
    Bisa tumbuh dengan subur dan beradaptasi dengan baik di dataran rendah sampai dataran tinggi (300 sampai 1200 m dpl). Klon koleksi dari Balai Penelitian Tanaman Hias yang memiliki nomor identitas populasi induk : 01070013.
  6. Varietas Bunga Lili Arumsari
    Deskripsi : Hibrida bunga lili LT (Longiflorum Trumpet). Memiliki bentuk bunga seperti terompet yang berwarna putih (White N155A) berorientasi bunga mendatar hingga agak tegak. Bunganya memiliki aroma yang sangat wangi. Tinggi tanaman sekitar 92 sampai 110 cm dan memiliki batang yang kuat dengan umbi tidak
    dorman. Bisa tumbuh subur dan beradpatasi dengan baik di dataran rendah sampai dataran tinggi (100 sampai 1200 m dpl). Tanaman ini bisa dibudidayakan atau ditanam secara outdoor. Klon koleksi dari Balai Penelitian Tanaman Hias yang memiliki nomor identitas populasi induk : 0700010007.
  7. Varietas Bunga Lili Delini
    Deskripsi : Hibrida bunga lili LA (Longiflorum Asiatik). Memiliki bentuk bunga seperti mangkuk yang berwarna kuning (Yellow 12A) dan mempunyai noktah pada telapa dengan warna merah marun (Red Purple 59A) berorientasi bunga tegak. Tinggi tanaman ini kurang lebih sekitar 70 sampai 90 cm dan memiliki batang yang kuat dengan umbi tidak dorman. Bisa tumbuh subuh dan tumbuh dengan baik di dataran rendah sampai dataran tinggi (300 sampai 1200 m dpl). Klon koleksi dari Balai Penelitian Tanaman Hias yang memiliki nomor identitas populasi induk : 0700010009.
  8. Varietas Bunga Lili Renata
    Deskripsi : Hibrida bunga lili LA (Longiflorum Asiatik). Memiliki bentuk bunga seperti mangkuk yang berwarna oranye (orange N25) berorientasi bunga tegak. Tinggi tanaman kurang lebih sekitar 92 sampai 128 cm dan memiliki batang yang kuat dengan umbi tidak dorman. Tipe dari tandan Umbellate. Bisa tumbuh subur dan beradaptasi dengan baik di dataran rendah sampai dataran tinggi (300 sampai 1200 m dpl). Klon koleksi dari Balai Penelitian Tanaman Hias yang memiliki nomor identitas populasi induk : 070010008.
  9. Varietas Bunga Lili Delina
    Deskripsi : Hibrida bunga lili LA (Longiflorum Asiatik). Memiliki bentuk bunga seperti mangkuk yang berwarna kuning tua (Yellow 7A) dan mempunyai banyak noktah di tepala dengan warna merah-ungu (Greyed Purple 185A) berorientasi bunga tegak. Aroma bunganya tidak terlalu wangi.
    Tinggi tanaman kurang lebih 80 sampai 120 cm dan memiliki batang yang kuat dengan umbi tidak dorman. Bisa tumbuh subur dan beradaptasi dengan baik pada dataran rendah sampai dataran tinggi (300 sampai 1200 m dpl). Klon dari koleksi Balai Penelitian Tanaman Hias yang memiliki nomor identitas populasi induk : 0700010222.
  10. Varietas Bunga Lili Delino
    Deskripsi : Hibrida bunga lili TO (Trumpet Oriental). Memiliki bunga seperti piring yang berwarna kuning (Yellow 5A) dan mempunyai noktah pada tepala berwarna ungu (Greyed Purple N18D), berorietasi bunga tegak.
    Tinggi tanaman kurang lebih 80 sampai 90 cm dan mempunyai batang kuat dengan umbi tidak dorman. Bisa tumbuh subur dan beradaptasi dengan baik di dataran rendah sampai di dataran tinggi (300 sampai 1200 m dpl). Klon koleksi dari Balai Penelitian Tanaman Hias yang memiliki nomor identitas populasi induk : 070010223.
  11. Varietas Bunga Lili Deloren
    Deskripsi : Hibrida bunga lili LA (Longiflorum Asiatik). Memiliki bentuk seperti bunga mangkuk berwarna oranye (orange N30B) berorientasi bunga tegak. Tinggi tanaman kurang
    lebih 50 sampai 70 cm dan memiliki batang yang kuat dengan umbi tidak dorman. Bisa tumbuh subur dan beradaptasi dengan baik di dataran rendah sampai dataran tinggi (300 sampai 200 m dpl). Klon dari koleksi Balai Penelitian Tanaman Hias yang memiliki nomor identitas populasi induk : 0700010225.
  12. Varietas Bunga Lili Candilongi
    Deskripsi : Hibrida bunga LT (Longiflorum Trumpet). Memiliki bentuk bunga seperti terompet dengan warna putih (Green White 157B) berorientasi bunga tegak hingga agak tegak. Tinggi tanaman kurang lebih 65 sampai 85 cm dan memiliki batang yang kuat dengan umbi tidak dorman.
    Tumbuh subur dan bisa beradaptasi dengan baik pada dataran rendah sampai dataran rendah (300 sampai 1200 m dpl). Tanaman bunga lili yang satu ini bisa dibudidayakan atau ditanam secara outdoor. Bisa diperbanyak dengan biji. Toleran cahaya yang rendah. Klon koleksi dari Balai Penelitian Tanaman Hias yang memiliki nomor identitas populasi induk : 070010220.
  13. Varietas Bunga Lili Farmolongi
    Deskripsi : Hibrida bunga lili LT (Longiflorum Trumpet). Memiliki bentuk bunga seperti terompet yang berwarna putih (White N155B) berorientasi bunga mendatar. Tinggi tanaman 80 sampai 125 cm dan memiliki batang yang kuat dengan umbi tidak dorman. Bisa tumbuh subur dan beradaptasi dengan baik pada dataran rendah sampai dataran tinggi (100 sampai 1200 m dpl). Tanaman yang satu ini bisa dibudidayakan dan ditanam secara outdoor. Bisa diperbanyak dengan melalui biji. Klon koleksi dari Balai Penelitian Tanaman Hias yang memiliki nomor identitas populasi induk : 070010221.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan mengenai 13 Varietas Lili Unggul Hasil dari Rakitan Dalam Negeri.

Semoga apa yang telah kami sampaikan pada kesempatan kali ini bisa memberikan manfaat bagi para pembaca semua atau setidaknya bisa sedikit menambah wawasan Anda tentang bunga lily. Sekian dari kami, semoga bermanfaat.

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>